REIYS MEDIA

Menu

  • Home
  • Services
  • Conuter
  • Information
  • Projects
  • Reviews
  • Blog
  • social media
  • break
  • culture
  • Shop
  • Home
  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _ShortCodes
  • _SiteMap
  • _Error Page
  • Documentation
  • _Web Documentation
  • _Video Documentation
  • Download This Template

Recent Blog Posts

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Showing posts from July, 2019Show all
Niat Berlabuh di Pantai Glagah KulonProgo Jadinya di Pinus Pengger Imogiri

Niat Berlabuh di Pantai Glagah KulonProgo Jadinya di Pinus Pengger Imogiri

Heri Setio Aji Prawironegoro July 17, 2019 Yogyakarta

Yogyakarta, Apa yang selalu diinginkan akan terjadi bila kita rencanakan dengan baik. Mungkin itu yang sering ketika dengar dari petuah orang-oran…

Show more

Popular Posts

Projects

3/Business/post-list

Subscribe Us

Facebook

Categories

Tags

  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • artikel
  • blogging
  • cerpen
  • dania
  • destinasi wisata
  • galeri
  • Jawa Tengah
  • Karimun Jawa
  • Klaten
  • kuliner
  • Kulonprogo
  • literature
  • myherisetia
  • novel
  • tavelblogger
  • Travelblogger
  • traveling
  • warisan nusantara
  • wisata alam
  • Yogyakarta
Powered by Blogger

Ad Code

Responsive Advertisement

Contact Me

Report Abuse

Search This Blog

  • December 20201
  • January 20208
  • December 20192
  • November 20193
  • September 20191
  • July 20191
  • June 20195
  • May 20191
  • April 201911
  • March 20196
  • February 20192
  • December 20186
  • November 20181
  • October 20181

Subscribe Us

Ad Space

Responsive Advertisement

Menu Footer Widget

  • Home
  • About
  • Contact Us

Social Plugin

Categories

Niat Berlabuh di Pantai Glagah KulonProgo Jadinya di Pinus Pengger Imogiri

by Heri Setio Aji Prawironegoro July 17, 2019
Yogyakarta, Apa yang selalu diinginkan akan terjadi bila kita rencanakan dengan baik. Mungkin itu yang sering ketika dengar dari petuah orang-orang. Tapi untuk perjalanan kali ini lebih kepada lagi slow nggak, yuk jalan. Kadang perjalanan yang tidak direncanakan justru bisa lebih indah. Seperti sore itu misalnya. Dikarenakan sedang terjebak dalam sebuah kegabutan yang hakiki akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke suatu tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya. Pilihanku banyak sih, karena memang destinasi wisata di Jogja itu seperti tidak ada habisnya. Namun aku lebih prefer pada Pantai Glagah Kulonprogo, yaitu sebuah pantai dipesisir selatan yang terkenal dengan pemecah ombaknya. 


Lagi-lagi aku lupa satu hal, dimana kalau akhir pekan jalanan akan sangat macet. Terbukti jarak tempuh yang tadinya di perkirakan sekitar 1 jam an malah molor sampai 1,5 jam di jalan. Belum lagi GPS yang membawa kami muter-muter. Well, akhirnya sampai di lokasi 30 menit sebelum matahari tenggelam. Wah ini bisa jadi traveling paling singkat. Ambil foto sebentar, lalu duduk menikmati keindahan senja. Seperti kebiasaanku selama ini. Debur ombaknya syahdu banget loh readers. Walaupun singkat namun sangat berkesan. Tapi kami harus segera beranjak, karena Adzan mulai berkumandang. Dalam hati sih, suatu saat akan kembali ke tempat ini lagi.


Masih berlanjut sih traveling kami readers. Karena sebelumnya belum cukup puas akhirnya kami beneran bikin planning traveling, ke Pinus Pengger, salah satu destinasi berburu sunset di kawasan Imogiri. Tidak banyak yang bisa diceritakan sih, karena emang rata-rata memiliki spot foto yang sama, suasananya juga tidak jauh berbeda. Sempat berlama di sebuah spot foto yang menghadap sunset dengan dibanderol tiket 2000/person, aku sama Mayang ampe menunggu sampai hampir 40 menitan, sempet diserobot sama bule akhirnya pas foto malam suasananya sudah gelap. Mengecewakan. Tapi untungnya sebelum itu sempat mengabadikan beberapa moment foto.
Pinus Pengger berada dideretan wisata pinus ya readers, disini kamu akan nemuin banyak spot foto unik yang pasti Instagrammable banget. Kamu juga tidak perlu merogoh kocek dalam karena terjangkau banget. Cukup bayar retribusi plus parkir dibawah angka 10ribuan kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang dipadu dengan kreasi maha-kreatif di tempat ini. Spot favorit di bagian yang menghadap sunset dimana ada semacam sangkar burung raksasa gitu, tapi ya harus antri karena pengunjung tidak pernah sepi setiap harinya.  Sebuah tanda bahwa kawasan wisata satu ini cukup dinikmati. (HSA).







Nb: Burem ya gais, udah malem pas fotonya, wkwk.

Lanjut membaca »
  • Get link
  • Facebook
  • X
  • Pinterest
  • Email
  • Other Apps
Tags: 2019 blogging myherisetia traveling Yogyakarta
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Niat Berlabuh di Pantai Glagah KulonProgo Jadinya di Pinus Pengger Imogiri

by Heri Setio Aji Prawironegoro July 17, 2019
Yogyakarta, Apa yang selalu diinginkan akan terjadi bila kita rencanakan dengan baik. Mungkin itu yang sering ketika dengar dari petuah orang-orang. Tapi untuk perjalanan kali ini lebih kepada lagi slow nggak, yuk jalan. Kadang perjalanan yang tidak direncanakan justru bisa lebih indah. Seperti sore itu misalnya. Dikarenakan sedang terjebak dalam sebuah kegabutan yang hakiki akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke suatu tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya. Pilihanku banyak sih, karena memang destinasi wisata di Jogja itu seperti tidak ada habisnya. Namun aku lebih prefer pada Pantai Glagah Kulonprogo, yaitu sebuah pantai dipesisir selatan yang terkenal dengan pemecah ombaknya. 


Lagi-lagi aku lupa satu hal, dimana kalau akhir pekan jalanan akan sangat macet. Terbukti jarak tempuh yang tadinya di perkirakan sekitar 1 jam an malah molor sampai 1,5 jam di jalan. Belum lagi GPS yang membawa kami muter-muter. Well, akhirnya sampai di lokasi 30 menit sebelum matahari tenggelam. Wah ini bisa jadi traveling paling singkat. Ambil foto sebentar, lalu duduk menikmati keindahan senja. Seperti kebiasaanku selama ini. Debur ombaknya syahdu banget loh readers. Walaupun singkat namun sangat berkesan. Tapi kami harus segera beranjak, karena Adzan mulai berkumandang. Dalam hati sih, suatu saat akan kembali ke tempat ini lagi.


Masih berlanjut sih traveling kami readers. Karena sebelumnya belum cukup puas akhirnya kami beneran bikin planning traveling, ke Pinus Pengger, salah satu destinasi berburu sunset di kawasan Imogiri. Tidak banyak yang bisa diceritakan sih, karena emang rata-rata memiliki spot foto yang sama, suasananya juga tidak jauh berbeda. Sempat berlama di sebuah spot foto yang menghadap sunset dengan dibanderol tiket 2000/person, aku sama Mayang ampe menunggu sampai hampir 40 menitan, sempet diserobot sama bule akhirnya pas foto malam suasananya sudah gelap. Mengecewakan. Tapi untungnya sebelum itu sempat mengabadikan beberapa moment foto.
Pinus Pengger berada dideretan wisata pinus ya readers, disini kamu akan nemuin banyak spot foto unik yang pasti Instagrammable banget. Kamu juga tidak perlu merogoh kocek dalam karena terjangkau banget. Cukup bayar retribusi plus parkir dibawah angka 10ribuan kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang dipadu dengan kreasi maha-kreatif di tempat ini. Spot favorit di bagian yang menghadap sunset dimana ada semacam sangkar burung raksasa gitu, tapi ya harus antri karena pengunjung tidak pernah sepi setiap harinya.  Sebuah tanda bahwa kawasan wisata satu ini cukup dinikmati. (HSA).







Nb: Burem ya gais, udah malem pas fotonya, wkwk.

Lanjut membaca »
  • Get link
  • Facebook
  • X
  • Pinterest
  • Email
  • Other Apps
Tags: 2019 blogging myherisetia traveling Yogyakarta
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Tags

  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • artikel
  • blogging
  • cerpen
  • dania
  • destinasi wisata
  • galeri
  • Jawa Tengah
  • Karimun Jawa
  • Klaten
  • kuliner
  • Kulonprogo
  • literature
  • myherisetia
  • novel
  • tavelblogger
  • Travelblogger
  • traveling
  • warisan nusantara
  • wisata alam
  • Yogyakarta

Pages

Recent Posts

REIYS MEDIA

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Most Popular

Popular Posts

Created By Blogspot | Distributed By Gooyaabi Template
  • Home
  • About
  • Contact Us