Yogyakarta, Apa yang selalu diinginkan akan terjadi bila kita rencanakan dengan baik. Mungkin itu yang sering ketika dengar dari petuah orang-orang. Tapi untuk perjalanan kali ini lebih kepada lagi slow nggak, yuk jalan. Kadang perjalanan yang tidak direncanakan justru bisa lebih indah. Seperti sore itu misalnya. Dikarenakan sedang terjebak dalam sebuah kegabutan yang hakiki akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke suatu tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya. Pilihanku banyak sih, karena memang destinasi wisata di Jogja itu seperti tidak ada habisnya. Namun aku lebih prefer pada Pantai Glagah Kulonprogo, yaitu sebuah pantai dipesisir selatan yang terkenal dengan pemecah ombaknya. 


Lagi-lagi aku lupa satu hal, dimana kalau akhir pekan jalanan akan sangat macet. Terbukti jarak tempuh yang tadinya di perkirakan sekitar 1 jam an malah molor sampai 1,5 jam di jalan. Belum lagi GPS yang membawa kami muter-muter. Well, akhirnya sampai di lokasi 30 menit sebelum matahari tenggelam. Wah ini bisa jadi traveling paling singkat. Ambil foto sebentar, lalu duduk menikmati keindahan senja. Seperti kebiasaanku selama ini. Debur ombaknya syahdu banget loh readers. Walaupun singkat namun sangat berkesan. Tapi kami harus segera beranjak, karena Adzan mulai berkumandang. Dalam hati sih, suatu saat akan kembali ke tempat ini lagi.


Masih berlanjut sih traveling kami readers. Karena sebelumnya belum cukup puas akhirnya kami beneran bikin planning traveling, ke Pinus Pengger, salah satu destinasi berburu sunset di kawasan Imogiri. Tidak banyak yang bisa diceritakan sih, karena emang rata-rata memiliki spot foto yang sama, suasananya juga tidak jauh berbeda. Sempat berlama di sebuah spot foto yang menghadap sunset dengan dibanderol tiket 2000/person, aku sama Mayang ampe menunggu sampai hampir 40 menitan, sempet diserobot sama bule akhirnya pas foto malam suasananya sudah gelap. Mengecewakan. Tapi untungnya sebelum itu sempat mengabadikan beberapa moment foto.
Pinus Pengger berada dideretan wisata pinus ya readers, disini kamu akan nemuin banyak spot foto unik yang pasti Instagrammable banget. Kamu juga tidak perlu merogoh kocek dalam karena terjangkau banget. Cukup bayar retribusi plus parkir dibawah angka 10ribuan kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang dipadu dengan kreasi maha-kreatif di tempat ini. Spot favorit di bagian yang menghadap sunset dimana ada semacam sangkar burung raksasa gitu, tapi ya harus antri karena pengunjung tidak pernah sepi setiap harinya.  Sebuah tanda bahwa kawasan wisata satu ini cukup dinikmati. (HSA).







Nb: Burem ya gais, udah malem pas fotonya, wkwk.