Yogyakarta, Akhirnya setelah sekian lama tercapai juga keinginan untuk menyambangi destinasi wisata yang pernah hits banget, sampai sekarang masih hits sih. Terbukti meski kesana dibawah cuaca yang sedikit mendung namun ternyata pengunjungnya masih membludak, bahkan terlihat dari luar kota Jogja. Itu karena emang daya tarik Tebing Breksi yang mantep bener. Sebelum kesini sih aklu sempet bayangin berada di Perta Yordania tapi versi Jawa. Ukiran Wayang, Naga Jawa, dan Semar yang aku lihat melalui akun-akun wisata Jogja yang bikin aku emang nge-list Tebing Breksi menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi. Sayangnya karena sibuk yang luar biasa, kudu menahan diri berbulan lamanya baru kesampaian.

Baca juga TRIP KARIMUN JAWA!


Dilansir dari Wikipedia, Tebing Breksi berada di wilayah Kabupaten Sleman. Lokasinya berada di sebelah kidul Candi Prambanan, bersebelahan dengan destinasi wisata  Candi Ijodan Kompleks Keraton Boko. Lokasi Wisata Tebing Breksi tepatnya berada di Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa. Jarak tempuhnya kalau dari Bandara Adi Sucipto hanya sekitaran 15020 menitan. Karena saya berangkat dari daerah Condong Catur, hampir setengah jam jarak yang ditempuh hingga sampai ke lokasi.
Ditemani dek Mayang, dengan sedikit terkantuk-kantuk karena deadline pekerjaan yang luar biasa, akhirnya ya sampai juga. Sempet ragu karena mendung yang mulai gelap seolah-olah tidak merestui perjalanan kali ini tapi karena keyakinan kuat ternyata mendungnya bergeser ke utara. Alhamdulillah sekaliii....


Baca juga Niat Berlabuh di Pantai Glagah KulonProgo Jadinya di Pinus Pengger Imogiri



Baca juga ENGLISH ON STREET, Belajar Bahasa Inggris Cukup 2 Ribu Perak!

Tujuan utama di Tebing Breksi jelas ukiran-ukiran ciamik yang ada di tebing batu. Minimal sih berfoto dengan background yang ada batunya. Meskipun mendung namun sedikit berhasil sih mengabadikan beberapa foto. Selain tebing batu, disini juga ada spot foto lain misal jembatan kecil, tangga dari batu, dan beberapa spot foto lain di atas. Dek Mayang cukup oke juga nih memotret. Aku sudah bergaya ala-ala model endorsean gitu belom?


Untuk biaya masuknya sedikit terbilang sangat terjangkau. Satu orang dewasa cukup membayar retribusi sebesar 5ribu rupiah + seribu untuk parkir.  Namun kamu kudu merogoh kocek lagi untuk berfoto di spot foto yang ada. Juga ada foto bareng burung hantu. Kayaknya sih ini burung hantu yang pernah ada di kawasan 0 KM Jogja terus pindah kesini, hehe. Relatif murah, karena hanya cukup membayar sekitar 10ribuan kamu sudah bisa mendapatkan foto dengan burung hantu. Disini juga ada resto yang menjual makanan dan minuman yang rekomended banget. Kalau kamu tipe orang yang suka menikmati sunset dengan segelas kopi bersama pasangan, aku saranin deh buat nyobain disini. Btw, karena aku lagi kucel dan super ngantuk jadinya ya dek Mayang jadi modelnya. Hehe.

Baca juga Batas Kota, Tempat Terbaik Untuk Update Story







Baca juga Keseruan Buka Bersama Bareng Cak Ndul Corp di Marriot Hotel, Alive Cafe Timoho, dan Kebun Delik Resto

Di bagian atas lebih seperti destinasi wisata pada umumnya sih dimana spot-spot foto instagrammable. Apalagi kalau kamu yang suka mendapatkan foto bagus untuk sebuah momen perjalanan, kamu emang wajib mencoba satu persatu. Tidak masalah mengeluarkan budget lebih, toh hasilnya dijamin pasti bagus. Jadi emang destinasi wisata Tebing Breksi ini memiliki banyak plus nya. Selain spot foto dan kuliner rekomended, sepertinya kamu juga perlu menjajal menaiki jeep untuk melintasi medan yang menantang.Pokoknya seru abis. Btw, kalau kamu jomblo kuatkan hatimu ya, karena pemandangan orang berpacaran kerap membuat suasana yang tadinya indah menjadi suram. Hehee.. (HSA)

Koleksi foto lainnya:
Semua foto diambil dengan menggunakan kamera Asus Zenfone