Sebelum mengawali tulisan ini, saya ada info menarik nih gaes. Jadi buat kamu yang gemar membaca tulisan-tulisan saya, mulai sekarang saya akan memberi sebutan khusus, yaitu readers atau dalam bahasa Indonesia artinya pembaca. Bagaimana, seru khan? tadinya saya mau bikin sebutan ala-ala fans club gitu, semisal sobat myherisetia, heri setia dangers, atau apalah, tapi rasanya saya belum memiliki kepantasan untuk memiliki fans. Jadi saya urungkan. Hehe. Ohya Gaes kalau dilihat dari judul postingan kali ini kesannya memang agak berbeda dengan perjalanan traveling saya sebelumn-sebelumnya. Sebenarnya iya, karena traveling kali ini benar-benar tidak direncanakan alias berjalan begitu saja. Berbeda dengan traveling sebelumnya yang kadang butuh waktu untuk benar-benar mewujudkannya, mulai dari persiapan ini-itu, kostum, dll. Ceritanya pagi itu Taufik Hidayat, fotografer andalan saya yang juga merangkap sebagai driver di fravel.id tiba-tiba datang ngajakin piknik. Alasannya sih gabut. Saya pikir okelah, selain saya memang terlahir sebagai seorang traveler sejati, tidak ada alasan untuk menolak ajakan traveling. Katanya semacam backpacker-an gitu. Saya okein lagi. Jadilah akhirnya di sore yang sudah hampir mendekati pukul 16.00 saya segera siap-siap untuk memulai pertualangan.
Seperti biasa selalu ada guest star untuk perjalanan saya (partner traveling_red). Untuk traveling ini ada Zulfa Halimah atau kerap dipanggil Fafa yang menjadi teman perjalanan. Wisata yang dipilih adalah Kaliurang gaes. Alasan memilih Kaliurang karena memang daerah yang ada di utara Jogja ini memiliki banyak spot wisata menarik. Sebut saja Lava tour merapi, Tlogo Putri, Taman Kaliurang, Bukit Klangon, The Lost World Castle, Blue Langoon, Bunker Kaliadem,dll. Untuk traveling kali ini saya dan Fafa memilih ke Gua Jepang. Entah kenapa ingin sekali mengulik apa yang ada di gua peninggalan masa penjajahan Jepang yang konon katanya digunakan sebagai tempat persembunyian dan memiliki 25 pintu yang terhubung satu dengan yang lain.Kedengarannya seru sih gaes, makanya kami tertarik banget. Bahkan kamera untuk vlogging sudah kita persiapkan.
Sayangnya, kami datangnya terlalu sore gaes, ternyata jam tutupnya sebentar lagi, jadi kami tidak diperbolehkan untuk memasuki goa. Gagal deh mengeksplorasi keindahan gua. Untungnya pas bapak-bapaknya yang penjaga tahu kalau saya adalah seorang blogger, akhirnya diijinkan untuk masuk gratis tapi hanya sampai dibeberapa titik tertentu. Well, ada sedikit kekecewaan sih karena tidak mendapatkan apa yang kita mau, tapi karena masuknya gratis ya setidaknya ada sedikit yang mengobati. Lumayanlah buat foto-foto saja. Finnaly, untuk mengobati kekecewaan kami akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke pusat kota yaitu ke Malioboro dan Stasiun Tugu.
Seperti yang sudah saya ceritakan diawal tadi, kali ini saya tidak berniat untuk mengeksplor secara detail, vlogging yang kami lakukakan juga hanya berada dititik-titik yang menurut kami bagus untuk mendapatkan foto-foto. Nah menurutmu gimana gaes hasil berburu foto kami kali ini, silahkan nilai sendiri dikolom komentar ya. Ohya, beri rujukan yuk tempat wisata terbaik yang harus kami datangi dan alasannya, bisa kirim melalui email atau hubungi saya melalui kontak yang tersedia. (HSA).
Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA

