Siapa yang tidak tahu Malioboro, wah rasnya semua rasa pasti kenal dengan tempat satu ini. Bisa dikatakan kalau Malioboro menjadi tempat yang tidak boleh dilewatkan kalau sedang berkunjung ke kota pelajar Yogyakarta. Wajar saja banyak mengatakan begitu, karena memang Malioboro dan Jogja itu sudah memiliki ikatan yang begitu eratnya. Seperti yang kebanyakan orang ketahui Malioboro memang merupakan sebuah pusat perbelanjaan. Namun selain sekedar belanja pernak-pernik unik dan handycraft yang artistik, Malioboro juga bisa menjadi destinasi menarik bagi kamu yang dosan kuliner dengan suasana yang Jogja banget. Disepanjang jalan Malioboro memang banyak berdiri warung-warung lesehan dengan berbagai jenis makanannya. Dengan harga yang memang sedikit lebih mahal dibanding warung kebanyakan, kuliner di Malioboro ini akan semakin berkesan karena akan dihibur oleh seniman-seniman Jogja.
Setelah menyantap kuliner yang bisa membuat perut terisi, selanjutnya kamu bisa melanjutkan aktifitas disini. Hal lain yang juga wajib dilakukan adalah moto-moto. Selain memang banyak spot foto menarik yang bisa didapatkan di Malioboro ini, kamu juga mengasah kemampuan fotografimu. Saran aja sih, kalau berkunjung ketempat istimewa seperti ini kamu kudu siapin kamera yang bagus dan menunjang hobi foto-fotomu. Akan sangat disayangkan kalau sudah traveling jauh-jauh namun ternyata hanya menggunakan kamera biasa yang resolusinya tidak menjamin hasilnya. Itu sebabnya kalau sedang traveling, kemanapun itu saya selalu sewa di lensajogja.com. Kadang sih cukup membawa kamera andalan NIKON D5200 yang selama ini selalu menjadi senjata ampuh; selain itu juga masih sering menggunakan kamera ponsel untuk kebutuhan gambar yang bisa langsung di unggah di media sosial atau pamer di story Whatsapp. Hehe.
Baca juga GOA KISKENDO KULONPROGO YOGYAKARTA TEMPAT BERTAPA RAJA KERA DI KISAH RAMAYANA
Baca juga GOA KISKENDO KULONPROGO YOGYAKARTA TEMPAT BERTAPA RAJA KERA DI KISAH RAMAYANA
Mengapa kamera begitu penting gaes? nah kalau kamu biasa ke Malioboro di kisaran jam 10.00 s.d 22.00 mungkin akan fokus pada barang dagangan saja yang dijual disepanjang jalan ataupun yang ada di mal. Waktu itu saya ditemani dengan Taufik Hidayat, tim fotografi, pas ke Malioboro justru pagi-pagi. Memang sengaja sih, selain karena ada proses pemotretan kita memang sengaja memilih pagi-pagi untuk menghindari keramaian. Tapi ternyata tetap saja ramai gaes, pedagang makanan sudah standby, banyak yang jalan kaki lalu-lalang, mbak-mbak jogging, anak sekolah, hingga keluarga yang sepertinya memang mengkhususkan diri datang ke Malioboro pagi-pagi.
Berikut foto-foto cihuynya gaes,
Wah, ternyata always rame ya. Lumayan beberapa moment bisa saya abadikan. Sekitaran jam 9 pagi lagi-lagi saya dikejutkan oleh suara ramai-ramai, wah ternyata ada pawai budaya gaes. Sepertinya beberapa sekolah yang ikut pawai tersebut. Mereka menggunakan pakaian batik sorjan, pakaian adat, dll. Benar-benar luar biasa Jogja gaes. Makanya sekali-kali ke Malioboro pagi-pagi gaes, jamin nggak akan nyesel deh. (HSA).
Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA
Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA
