Kulon Progo punya destinasi wistaa yang cihuy buat berburu sunset. Namanya Hutan Magrove Kulon Progo. Magrove yang sejatinya merupakan tanaman berakar kokoh yang mampu menahan abrasi air laut sekarang menjadi destinasi wisata gaes. Kalau hanya mangrove saja rasanya tidak menarik ya, tapi di tempat satu ini kamu bakal nemuin pemandangan dan spot foto yang instagrammable banget. Kalau kalian belum kesini, kalian akan kehilangan spot foto yang wow banget menurut saya. Tapi jangan sendirian kesini ya gaes, asli kamu akan baper sama pemandangannya yaitu muda-mudi yang datang bersama dengan pasangannya. Jadi daripada mood travelingmu berkurang, sebaiknya ajak teman deh.
Lokasinya lumayan jauh dari pusat kota Jogja, saya kurang tahu persis berapa jaraknya tapi kalau dihitung dari waktu tempuhnya sekitaran 1,5 jam lah. Kamu bisa lewat Jl. Wates ya gaes sampai ketemu Jalan Daendels, atau bisa lewat Kulon Progo. Untuk memasuki lokasi wisata ini sangat terjangkau, karena cukup merogoh kocek tidak sampai Rp. 10.000,- untuk karcis masuk dan parkir. Kamu akan menambah pengeluaran kalau terpaksa harus mentraktir gebetan disini, haha.
Baca juga Candi Plaosan Klaten Jawa Tengah Indahnya Perpaduan Dua Arsitektur Buddha dan Hindu
Baca juga Candi Plaosan Klaten Jawa Tengah Indahnya Perpaduan Dua Arsitektur Buddha dan Hindu
Spot fotonya rata-rata merupakan bikinan gaes, yaitu berupa jembatan-jembatan bambu berbagai bentuk. Ada yang berbentuk love, berbentuk kotak, segitiga, dll. Selain jembatan bambu yang menjadi andalan, disini juga ada gubug-gubug kecil gitu yang mantep banget kalau kamu dan pasanganmu selfi berdua disana. Bisa dibilang wahana yang ada disini adalah menelusuri jembatan bambu melihat rimbunan mangrove, mengabadikan senja, dan mengamati ikan-ikan yang berenang di air sungai berwarna cokelat. Kalau kamu mau benar-benar menikmati suasana sungainya, bisa menggunakan perahu-perahu yang disewakan seharga Rp. 10.000,- untuk durasi tertantu. Wah ini recommended banget.
Spot favorit disini adalah jembatan cinta. Sebuah jembatan yang menghubungkan antara dua sisi pinggiran sungai. Nah dijembatan ini tuh banyak banget pasangan yang berfoto-foto seperti yang sudah saya bilang tadi. Kalau kamu jomblo, tahan aja ya. Untungnya saya ngajak Trizany, mahasiswa semester 7 Universitas Mercu Buana, jadi mood traveling tetap terjaga. Saya berhasil mengabadikan foto-foto ciamik disini. Tidak hanya saya yang rela manjat-manjat untuk mendapatkan foto bagus, beberapa pengunjung juga melakukan hal yang sama.Demi sebuah foto. Wah. (HSA).
Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA
