Kalau ke pantai biasanya untuk melihat ombak atau mandi di air asin nya, traveling kali ini beda banget. Ke pantai tapi tidak menyentuh airnya. Alasannya ada spot lain yang lebih menarik mata pengunjung. Bayangkan saja kamu tiduran dengan nyaman dibawah pohon yang rindang, ditemani angin laut, dan suara burung dan debur ombak. Kebayang khan bagaimana damai dan tentramnya ada di suasana seperti itu. Meskipun cuacanya panas, kamu tidak perlu takut kepanasan.Pohon yang rinmbun akan menjagamu dari teriknya matahari, so kamu akan bisa bermimpi indah kalau sudah tenggelam dengan suasananya.


Bisa dibilang faktor itulah yang membuat banyak orang memilih untuk piknik bersama keluarga di Goa Cemara ini. Goa Cemara ada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Belakangan pantai ini sangat dinikmati oleh wisatawan baik lokal maupun asing gaes. Berbeda dengan pantai lain yang rata-rata hanya sebuah pantai yang identik dengan pasir, kuliner, berenang di air, dll. Nah, pantai yang satu ini memang lumayan unik, bisa dibilang faktor Cemara yang menjadi alasannya. Konon ada ribuan cemara yang mengelilingi pantai ini. Ribuan pohon  cemara itu membentuk sebuah lorong yang kemudian dianggap berbentuk goa. Dari itu kemudian nama Pantai Goa Cemara digunakan sebagai nama tempat ini. Pantai ini terbilang sebagai pantai baru yang langsung mendadak hits. Sosial media yang menjadi media pendongkrak popularitasnya. Sekarang pengunjung Pantai Goa Cemara sudah mulai membludak terutama disaat weekend atau saat liburan sekolah.


Selain pantai dan cemara, yang menjadi daya tarik adalah keberadaan Mercusuar berwarna putih. Sama hal nya Mercusuar yang ada di Pantai Baron, hanya bentuk dan ukurannya saja yang berbeda. Untuk masuk ke lokasi tarifnya terjangkau, sekitar Rp.5.000- sampai dengan Rp. 10.000,- sudah termasuk parkir. Cukup terjangkau khan? apalagi fasilitas berupa mushala, kantin, dll sudah mulai menghiasi pantai. 


  
 

 
Beberapa reviewer mengatakan bahwa tidak adanya homestay atau penginapan ditempat ini menjadi sesuatu yang disayangkan, namun rasanya tidak perlu khawatir. Karena jarak tempuhnya menuju pusat kota Jogja juga tidak terlalu jauh, akses jalannya mulus, dan dekat dengan SPBU maupun publik area lainnya. Saya kesini menggunakan sepeda motor, sehingga bebas menghabiskan waktu dari satu tempat ke tempat lain dengan lebih mobile. So far menyenangkanlah. Syahdu, damai, dan bikin tentram. (HSA).

Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA