Sahabat saya semasa sekolah dulu lagi main ke Jogja nih gaes. Langsung deh diajakin traveling keliling Jogja. Dulu saya sekolah di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Keritang. Nah sahabat saya ini, Muhammad Yunus, juga bersekolah ditempat yang sama. Jadi sudah bertahun lamanya kami temenan. Pas selesai sekolah saya ke Jogja untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, Yunus juga langsung kuliah di Pekanbaru. Biasanya ketemu hanya kalau saya pulang kampung pas mudik lebaran. Tahun 2017 kemarin saya khan pulang gaes dan ketemu dengan Yunus. Iseng-iseng saya tawarin kalau ke Jogja nanti saya ajakin keliling-keliling.
Akhirnya kesampaian juga gaes. Sebelumnya Yunus bekerja di Cirebon, begitu pekerjaannya selesai doi langsung terbang ke Jogja. Awalnya saya pikir hanya becanda saja, eh ternyata beneran. Doi yang baru pertama kali ke Jogja langsung kesasar sehingga sampai ke Jogja tepat pukul 03.00 dini hari. Doi salah turun terminal. Harusnya turun di Terminal Jombor eh malah di Wates sudah turun, malem-malem Yunus dan temannya nge-Grab sampai ke rumah saya yang ada di bilangan Ringroad utara.
Rencananya mereka berdua, Yunus kebetulan membawa temannya asal Medan, hanya dua hari di Jogja. Maka langsung saja deh nyari travel wisata yang akan membawa kami traveling keliling Jogja. Pengalaman pernah menggunakan travel wisata dengan pelayanan buruk membuat keduanya benar-benar selektif supaya tidak buang-buang ongkos. Nah, kebetulan saya punya travel wisata dan tour guide sendiri, namanya FRAVEL.ID. Saya tawarkan kepada mereka dan akhirnya disetujui. Langsung deh paginya langsung gas ke Candi Borobudur.
Candi Borobudur tidak bisa ditempuh dengan transportasi online gaes, sehingga kalau mau ke Borobudur hanya bisa dicapai dengan menyewa mobil atau menggunakan motor dengan jarak tempuh sekitar 2 jam an dari pusat kota Jogja. Syukurnya waktu itu jalanan sedikit lenggang sehingga kami tidak perlu bermacet-macetan. Itu hari pertama ya gaes.
Hari kedua tujuan kami kearah selatan yaitu ke daerah Gunungkidul. Pantai Sundak ternyata sudah masuk kedalam daftar list tempat yang akan kita kunjungi. Enaknya menggunakan travel wisata sendiri adalah bebas menentukan lokasi wisatanya. Kamu hanya perlu menambah sedikit untuk bahan bakar kalau tujuannya bertambah jauh dari lokasi yang disepakati. Tujuan kami selama dua hari itu memang benar-benar mengeksplor keindahan Jogja, karena itulah kami rela makannya di warteg untuk menghemat pengeluaran. Total ada beberapa tempat yang kami kunjungi selama dua hari, mulai dari Borobudur, Alun-alun Kidul, Kopi Joss, Pantai Sundak, Teras Kaca, dll.
Cuma pas di pantainya kami sedikit kecewa karena tidak semua wahananya bisa nikmati. Beberapa wahananya dikenai biaya tambahan yang menurut kami cukup mahal, misalnya naik ke spot perbukitan harus membayar lagi sebesar Rp. 25.000,- diluar tiket masuk. Kalau ditotal dari mulai masuk ke lokasi kami mengeluarkan biaya untuk tiket masuk, parkir, wahana, dan juga makan di lokasi. Satu lokasi saya bisa habis sampai dengan Rp. 75.000,- per-orang. Wah rasanya cukup mahal. Memang sih semua terbayar oleh pemandangannya yang menimbulkan decak kagum, yuk silahkan nilai saja dari foto-foto kami selama traveling ini. (HSA).
Traveling in Indonesia, Indonesia Travel Guide, Yogyakarta, Traveling, Plasa Hosting, Online Colleges, Mesothelioma Law Firm, Donate Car to Charity California, Insurance, Bukalapak, IWA








