Kalau kemarin ngomongin soal Sidang Munaqasahnya Cifan, kali ini saya akan ngomongin tentang sidang skripsi saya gaes. Buat saya sidang proposal skripsi nya sudah cukup dramatis. Bukan karena ada karena ada kesulitan seputar penulisan dan pengerjaannya.Semua lancar-lancar saja, namun karena pada saat hendak sidang ternyata saya baru sadar kalau tidak punya uang sepeserpun. Wah sedih banget rasanya gaes. Padahal tradisinya kalau seminar ataupun sidang skripsi pasti kudu mempersiapkan banyak hal, seperti ngeprint ini-itu, beli kemeja putih, sepatu pantofel, beli komsumsi untuk dosen penguji dll.
Tentu saja sempet bikin panik namun saya tetap berusaha tenang. Semua itu kudu tetap tidak menambah beban, jadi saya berusaha menanggapinya biasa saja. Karena kiriman belum datang-datang juga, akhirnya saya memutuskan untuk meminjam uang dengan teman sebesar Rp. 100.000,- untuk mencukupi kebutuhan. Saya itu paling males menteror orangtua apakah sudah mengirim uang atau belum, kecuali sudah kepepet banget. Makanya salah satu antisipasinya ya terpaksa meminjam dulu. Harga kelapa dan sawit yang sedang murah membuat kiriman suka terlambat, jadi ya kudu banyak sabarnya.
Awalnya saya tenang karena jadwalnya belum diumumkan. Tapi semua berubah ketika di beberapa hari sebelum sidang jadwalnya keluar. Panik mode on. Saya kembai membuka-buka skripsi saya dan berusaha kembali memahami setiap bagian-bagian, mulai dari pendahuluan sampai akhir. Untungnya otak saya processornya gede gaes jadi bisa bekerja cepat untuk mencerna setiap kata dan pengertian yang ada didalamnya. Ngomongin soal skripsi, saya mengambil judul "Designing Bilingual E-Commerce Website Guidebook for Modern Digital Marketers of Small Enterprises" atau kalau ditranslate ke bahasa Indonesia jadinya mendesain buku panduan website komersil dua bahasa untuk perniaga digital UMKM. Sebagian besar topiknya adalah membahas tentang website, buku panduan dua bahasa, UMKM dan juga inovasi digital.
Saya khan jurusannya Pendidikan Bahasa Inggris jadi pasti skripsinya tidak jauh-jauh dari materi pembelajaran. Dengan topik yang berkaitan dengan teknologi dan website rasanya saya banyak tahu sehingga pengerjaannya tidak membuat saya stress seperti mahasiswa akhir kebanyakan. Entah kenapa skripsi yang saya kerjaan tidak pernah membuat saya mengeluh sehingga semuanya berjalan dengan baik.Mungkin faktor saya menyukai topiknya dan related banget sama kegiatan sehari-hari jadinya semuanya berjalan dengan menyenangkan.
Pas sidangnya juga lebih banyak ketawa-ketawa. Tidak ada raut ketegangan sama sekali. Saya cukup percaya diri untuk menghadapi dosen penguji. Dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan selesai lebih cepat dari jam yang ditentukan. Terima kasih sekali untuk dosen penguji saya waktu itu, Pak Heribertus Binawan, Bu Valentina Dyah Arum, dan Ibu Restu Arini yang juga sebagai pembimbing skripsi dan DPA saya. Hal yang paling epic tentu saat diberi ucapan selamat oleh teman-teman yang datang. Sayangnya saya tidak sempat berfoto bareng dengan beberapa teman yang pulang duluan dan hanya berfoto dengan yang tersisa saja.Bahkan sama dosen penguji juga tidak berfoto.Wah. Eh btw, saya dapet mawar biru gaes dari Dian. Lumayan, bisa disimpen buat kenang-kenangan. Coba kalau hadiahnya Iphone X, saya lebih seneng gaes. Haha.





0 Comments